Suka dan Duka Semasa Pandemi Covid

           Awal bermula sebelum terjadinya Pandemi Covid-19. Dimana semua orangg selalu keluar rumah, entah ituu berkepentingan seperti bekerja, sekolah, atau apapun ituuu. dann ada juga yang tidak berkepentingan seperti shopingg, bermain, atau apapun ituu. Dimasa seperti itu dulu semua orang senang bisa keluar rumah, bertemu tetangga tetangga, bisa silaturahmi kerumah sanak saudara dan lain sebagainya. 
               Tetapi ituu semua berakhir pada 2 Maret, 2020. Semuua orang ketakutan karena awal munculnya Covid-19 ini, yang awalnya senang keluar rumah, bepergian jauh bersama keluarga, namun pada waktu  itu justru semuaa aktifitas apapun seperti bekerja, sekolah, berjamaah di masjid masjid semua diberhentikann, dann aktifitas itu dilakukan dirumah semasa Pandemi Covid ini. 

            Awal mulanya muncul Covid-19 ini dimulai dari negri China, lalu merambat merambat ke negara negara lain, salah satunya negara Indonesia. Semua orang ketakutan dan sedih tidak bisa keluar rumah, tidak bisa bekerja, sekolah dan aktifitas lainnya yang berada diluar rumah diberhentikan sementara selama Pandemi Covid-19 ini. Akuu yang awalnya senang sekali awal masuk sekolah SMP bisa bertemu teman teman, belajar bersama dikelas, akan tetapi ituu semua berhenti karena adanya Pandemi Covid-19 ini. Dan diadakan nya sekolah dengan Online School(Daring) dirumah, dengan aplikasi aplikasi dan tugas tugas yang telah diberikan oleh guru guru. Awalnya senang daring dirumah karena nggak capek capek mendapat PR dari sklh, tetapi lama kelamaan bosan itu muncul pada diri sendiri, karena lamanyaa daring akhirnya yang awalnya senang menjadi sumpek, capek, dan bosan. Itu semua muncul dalam diri kita sendiri yang berjabatan sebagai murid. Ujian yang seringnya menyonto teman teman disekolah, namun sekarang hanya bisa mengerjakan sendiri, di hp pula mengerjakannya. 
           Tetapi masa Pandemi Covid-19 ini juga bisa kita ambil hikmahnya, kitaa bisa lebih tekun beribadah, kitaa bisa sering sering mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa;). Dulu tidakk adanya Pandemi seperti ini, semua orang giat bekerja, sekolah, dan hal hal yang tidak berkepentingan diluar sana, dan lupa siapa diri ia sebenarnya dan dari mana ia diciptakan dan pada siapa ia akan kembali?. Semua orang serba memikirkan duniawi, memikirkan dunia luar, memikirkan kepentingan ia sendiri semasa di dunia, dan lupaa dengan Yang Maha Kuasa. Ada seseorang yang neninggalkan ibadahnya seperti sholat, mengaji, berzakat, dan lain sebagainya, ituu semua ditinggalkan karena hanya memikirkan duniawi. 
               Tetapi dimasa Pandemi Covid ini, semua tempat beribadah, sepertii masjid, dan musholla ditutup, Mekkah pun ditutup, orang yang ingin berhaji haji, umroh, intinya  ingin kerumah Sang Maha Kuasa, tetapi semua itu dibatalkan sementara karena Pandemi Covid-19 ini, semua para jamaah yang ingin berangkat tidak bisa berangkat sebab dibatalkan karena Pandemi ini, sedih dan kecewa itu pasti, semua sudah berharap, senang ingin kerumah Sang Maha Kuasa tetapi diberhentikan sementara;(.
                Tetapi kita semua percaya bahwa adanya Covid-19 ini bukan manusia yang menciptakan, tetapi Sang Maha Kuasa, kitaa percaya bahwa adanya Covid-19 ini adalah ujian atau cobaan dari Allah untuk diri kitaa. Kita percaya Tuhan tidak akan pernah mencoba umatnya diluar Batas Kemampuannya;). 
               Mari kita berdoaa kepada TUHAN Yang Maha Kuasa kita berlindung kepadanya, kita harus percaya bahwa ituu semua adalah cobaan dari Sang Maha Kuasa untuk umatnya. Kitaa harus selalu menaati peraturan negara juga peraturan TUHAN kita. Kita bisaa mengahindari.

          

                             
                                  Terimakasih;D 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tempat Wisata di Daerah Kediri Jawa Timur